Indikasi ‘Proyek Fiktif’ Dinkes Tubaba Menguat

Andi Surya

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kecurigaan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Lampung Andi Surya adanya proyek fiktif di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulangbawang Barat tahun 2016 semakin menguat. Sebab, dari laporan para tokoh masyarakat diketahui tidak ada perubahan pada puskesmas dan rumah dokter Tiyuh Pagar Dewa.

Padahal, dari dokumen yang di peroleh Harian Pilar jelas pada tahun 2016 Dinkes Tubaba menganggarkan proyek Peningkatan Puskesmas Rawat Jalan Menjadi Puskesmas Perawatan PONED Pagar Dewa senilai Rp4,2 Miliar yang dikerjakan CV.Weldy Putra dan proyek Pembangunan Rumah Dinas Dokter di Puskesmas Pagar Dewa senilai Rp300 juta yang di kerjakan Lingai Raya.

“Terkait pernyataan Plt Kadiskes Tubaba yang menepis adanya proyek fiktif peningkatan puskesmas di Tiyuh Pagardewa Kecamatan Pagardewa tidak bisa di percaya begitu saja. Pengakuan pihak Diskes bahwa proyek ini dipindahkan ke Tiyuh Mulya Asri tidak sepenuhnya benar,” tegas Andi Surya pada Harian Pilar, Selasa (7/11/2017) malam.

Sebab, lanjutnya, anggaran peningkatan Puskesmas Rawat Jalan menjadi Puskesmas Perawatan PONED Tiyuh Pagardewa menurut informasi dokumen lelang proyek LPSE 2016/2017 dengan kode lelang no. 611486 bersumber APBD 2016 tahapan lelang sudah selesai saat itu dengan nilai Rp4,2M dimenangkan oleh CV. Weldy Putra. Sementara untuk pembangunan rumah dinas dokter sesuai kode lelang 747486 dengan pagu anggaran Rp 300 juta dimenangkan oleh CV. Lingai Raya. Namun baik puskesmas dan rumah dinas dokter saat ini menurut pengaduan para tokoh masyarakat Tiyuh Pagardewa wujudnya tidak ada perubahan apa pun,”Artinya diduga tidak dilakukan peningkatan pembangunan menjadi Puskesmas Rawat Inap,” tandasnya.

Sementara, lanjutnya, untuk peningkatan Puskesmas rawat jalan menjadi Puskesmas perawatan PONED di Tiyuh Mulya Asri ada tercatat pada dokumen informasi lelang proyek no 610486 APBD 2016 dengan nilai proyek Rp 4,2 Miliar yang pelaksana proyeknya CV. Athifa Karya terbukti ada bangunannya.

“Fakta ini menunjukkan bahwa proyek puskesmas pada Tiyuh Pagardewa berbeda dengan proyek puskesmas pada Tiyuh Mulya Asri, diduga keduanya memang memiliki fakta adanya anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD 2016 Tubaba. Namun pada proyek peningkatan puskesmas di Tiyuh Pagar Dewa menurut pengaduan masyarakat, tidak dilaksanakan bahkan informasinya baik bangunan puskesmas mau pun rumah dinas dokter sudah tidak difungsikan,” pungkasnya.

Sebelulmnya,  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Tubaba, Perana Putra, mengatakan, proyek Peningkatan Puskesmas Rawat Jalan Menjadi Puskesmas Perawatan PONED Pagar Dewa dan Rumah Dinas Dokter itu ada. Lokasinya di Tiyuh Pagar Desa Suka Mulya Kecamatan Pagar Dewa.”Kita bangun disitu karena di Tiyuh Pagar Dewa saat itu belum ada listrik,” pungkasnya.

Pernyataan Perana Putra ini sebagai tanggapan dari temuan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Lampung Andi Surya yang menduga ada proyek fiktif bernilai miliaran rupiah tahun 2016 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulangbawang Barat (Tubaba). Hal itu terkuak berkat laporan masyarakat dan dari hasil investigasi pihaknya.

Menurut Andi, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat adanya dugaan penyimpangan anggaran pembangunan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba yaitu pada APBD 2016 terkait anggaran peningkatan infrastruktur peningkatan Puskesmas Rawat Jalan menjadi Puskesmas Perawatan Poned Pagardewa dan pembangunan Rumah Dinas Dokter dengan nilai Rp4,5 Miliar,”Dari hasil laporan masyarakat dan investigasi kami ada dugaan fiktif,” ujar Andi Surya pada Harian Pilar, Senin (6/11/2017).

Andi sangat menyayangkan hal tersebut sebab masyarakat sangat membutuhkan layanan masyarakat yang maksimal.”Jika ini benar, maka akan sangat disayangkan, karena masyarakat membutuhkan layanan kesehatan maksimal dengan perawatan yang seharusnya bisa dilakukan di Puskesmas tidak dapat terlayani dengan baik, dengan demikian ini merugikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan dan juga tentu merugikan keuangan negara,” tegasnya.

Dari penelusuran Harian Pilar, pada tahun 2016 Dinkes Tubaba memang memiliki proyek Peningkatan Puskesmas Rawat Jalan Menjadi Puskesmas Perawatan PONED Pagar Dewa senilai Rp4,2 Miliar, proyek ini di kerjakan oleh CV.Weldy Putra yang beralamat di Jalan Raden Intan Nomor 205b Kotabumi – Lampung Utara. Selain itu, Dinkes Tubaba juga memiliki proyek Pembangunan Rumah Dinas Dokter di Puskesmas Pagar Dewa senilai Rp300 juta, proyek ini kerjakan oleh Lingai Raya yang beralamat di Jalan 1 Lingai No.45 RT/RW 01/01 Kelurahan Menggala Tengah Kecamatan Menggala – Tulang Bawang.

Kondisi ke dua proyek itu memang sangat memprihatinkan. Meski menelan anggaran besar tapi secara kualitas sangat mengcewakan. Sebab, dua proyek itu telah banyak mengalami kerusakan. (Tim/Epriwan/Maryadi)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *