Kasus Pelecehan Seksual Anggota Dewan Tubaba Berlanjut

ilustrasi/int

Harianpilar.com, Bandarlampung – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung akan memeroses oknum anggota DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) Budiyanto yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap adik iparnya di rumahnya jalan Pulau Sangiang, Sukarame, Rabu (18/10/2017).

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, saat ini pihaknya juga akan terus melakukan proses perkara kasus asusila tersebut. “Ya saat ini memang masih dalam proses penyidikan,” ujarnya, Senin (21/10/2017).

Menurut mantan Kapolresta Banyuwangi ini, memang saat ini telah menyebar isu bahwa proses penyelidikan perkara anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat, yang juga Ketua DPD PAN Tubaba tersebut akan dihentikan, isu tersebut tidaklah benar. “Sampai saat ini memang proses penyidikan terus dilakukan,” tegasnya.

Kapolresta menambahkan saat ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor atas nama Budiyanto. “Ya pemanggilan dan pemeriksaan atas terlapor masih menunggu pemeriksaan dari saksi-saksi apabila dianggap cukup. Jadi, kita tunggu saja. Percayakan penanganan perkara ini pada penyidik kepolisian,” ujaynya.

Perkara asusila ini dilaporkan oleh TK (32), Warga Perum GM, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) ini melaporkan perkara perbuatan asusila dengan terlapor Budiyanto.

Laporan tercatat dengan tanda bukti nomor TBL/B-1/5777/X/2017/LPG/RESTA Balam berdasarkan laporan polisi No : LP/B/5777/X/2017/LPG/RESTA Balam. Laporan ini diterima oleh Ipda. Hasanusi, S.H., Kanit SPKT Polresta Bandarlampung tanggal 18 0ktober 2017.
Menurut Angga Raya, suami TK, menguraikan kronologis peristiwa tersebut. Bermula ketika istrinya tiba di Bandarlampung menemui anaknya. Anak tinggal di rumah Budiyanto karena sedang menempuh pendidikan di Bandarlampung.

Saat istri dan anaknya tidur dikamar tamu, tiba-tiba Budiyanto masuk ke dalam kamar tersebut dan diduga langsung menggerayangi korban. Budiyanto menyentuh tubuh istrinya. Lantaran merasa ada yang menyentuh, korban bangun dan kaget.

“Peristiwanya terjadi pagi sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (17/10/2017). Pelaku Budiyanto yang merupakan oknum anggota dewan dari PAN Tubaba masuk kamar dan langsung megang istri saya. Karena ketahuan, dia kabur menggunakan mobil dinasnya,” ujar Angga Raya, suami korban.

Menurut Angga, dirinya sebenarnya berat menceritakan masalah ini. Pasalnya, selain masih ada hubungan kekerabatan dengan Budiyanto, kasus ini sangat sensitif dan bisa mencemarkan nama baik keluarganya.

Budiyanto membantah telah melakukan pelecehan seksual terhadap adik iparnya TK yang sedang tidur di kamar rumahnya di jalan Pulau Sangiang, Sukarame, Bandarlampung, Selasa (17/10/2017). (Rung/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *