KPU Tanggamus Tetapkan Dukungan Calonkada Jalur Independen 39.017 Jiwa

Harianpilar.com, Tanggamus – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanggamus mengumumkan jumlah dukungan minimal bakal calon peserta pilkada jalur non partai sebanyak 39.017 jiwa. Menurut Ketua KPU Tanggamus Otto Yuri Saputra melalui anggotanya Angga Lazuardi, penetapan jumlah tersebut hasil pleno KPU Tanggamus didasari PKPU no 3 tahun 2017 dan aturan lainnya.

“Penentuan jumlah dari Daftar Pemimpin Tetap (DPT) pemilihan presiden 2014, kemudian dihitung sesuai aturan yang berlaku hingga didapat angka tersebut,” ujarnya, Selasa (12/9/2017).

Angga juga menjelaskan, jumlah 39.017 jiwa tersebut harus tersebar di lebih 50 persen jumlah kecamatan. Apabila Tanggamus maka dukungan tersebut tersebar di minimal 11 kecamatan sebab jumlah kecamatan di Tanggamus ada 20 kecamatan. Maka tidak boleh hanya tersebar di satu kecamatan atau beberapa kecamatan saja.

“Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Tanggamus yang lebih dari 600 ribu jiwa maka dukungan 39.017 jiwa tersebut termasuk ringan. Namun semua itu kembali ke aturan yang di dalamnya mematok dari jumlah DPT Pilpres 2014. Sesuai aturan jumlah DPT dikalikan 8,5 persen dan hasilnya itulah yang dipakai untuk syarat minimal dukungan,” terang Angga.

Nanti, lanjut Angga, bagi calon yang serahkan dukungan dibuktikan dengan fotokopi KTP elektronik atau Surat Keterangan (KTP sementara) dari Disdukcapil Tanggamus. Jadi bukti bukan sekedar lampiran berisi nama, alamat dan tanda tangan saja, tapi dibuktikan dengan fotokopi kartu identitas dari nama-nama yang dicantumkan tersebut.

“Pembukaan pendaftaran bakal calon non partai akan dimulai November 2017, diawali dengan pengumuman pembukaan pendaftaran pada 9 November, lalu masa pendaftaran bakal calon, sampai pada masa penyerahan syarat dukungan pada 25-29 November. Maka sekitar satu bulan ke depan KPU Tanggamus akan membuka pendaftaran bakal calon peserta pilkada dari jalur non partai,” jelasnya.

Lebih lanjut Angga mengaku, sampai saat ini belum ada pihak yang serius menanyakan terkait persiapan pembukaan bakal calon dari non partai. Umumnya hanya sekedar menanyakan karena ingin mengetahui saja, tapi belum sampai bertanya soal teknis yang harus dipersiapkan. Mungkin setelah pengumuman keluar baru ada pihak yang serius mengetahui lebih dalam soal jalur non partai.

“Nanti syarat dukungan yang diserahkan oleh bakal calon akan diverifikasi, itulah kenapa bakal calon wajib serahkan bukti fotokopi dukungan, supaya diketahui apakah itu riil atau tidak,” tukas Angga. (Agus/Mar)

Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *