Ganti Rugi Lahan JTTS Desa Bumisari Masih Terkendala

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung yang juga Ketua Tim Percepatan Pembangunan JTTS Provinsi Lampung Adeham saat memberi pengarahan ganti rugi tanam tumbuh dan bangunan proyek bangunan JTTS di Aula Balai Desa Tanjungsari Natar Lampung Selatan, Selasa (12/9/2017).

Harianpilar.com, Bandarlampung – Prosedur pembebasan lahan pembangunan JTTS (Jalan Trans Tol Sumatera)  pada ruas Bakauheni- Terbanggi Besar III di Desa Tanjungsari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan disesuai dengan perundangan-undangan.

Hal tersebut terungkap saat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung yang juga Ketua Tim Percepatan Pembangunan JTTS Provinsi Lampung Adeham saat memberi pengarahan ganti rugi tanam tumbuh dan bangunan proyek bangunan JTTS di Aula Balai Desa Tanjungsari Natar Lampung Selatan, Selasa (12/9/2017).

Untuk prosedur pembebasan lahannya, Pemerintah Provinsi Lampung mengacu pada Undang-Undang  Nomor  2 Tahun 2012, Peraturan Presiden Nomor  71 Tahun 2012 serta Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2016, ujar Adeham.

Pertemuan hari ini sekaligus untuk mensosialisasikan percepatan pelaksanaan pembangunan JTTS kepada warga Desa Tanjungsari, sehingga proyek strategis ini dapat selesai sesuai waktunya. “Pembangunan JTTS merupakan proyek strategis nasional yang perlu dipercepat karena memiliki manfaat besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” kata Adeham. (Mar/Lis)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *