11 Tokoh Daftar Cabup Tanggamus Melalui Golkar

Panitia penjaringan di DPD Golkar Kabupaten Tanggamus saat penutupan tahapan pengembalian berkas di sekretariat partai

Harianpilar.com, Tanggamus – Panitia Penjaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tanggamus resmi menutup pengembalian berkas bakal calon (balon) bupati dan balon wakil bupati, Sabtu sore (9/9/2017).

Dari 14 tokoh yang mendaftar tercatat ada 11 tokoh yang mengembalikan berkas. Untuk balonbup yang mengembalikan yakni Hi. Darussalam, Beny H. N. Mansyur,  Hi. Samsul Hadi, Hi. Juanto Muhazirin, Ir. Ismet Jaya Negara, Hj. Dewi Handajani,   Hi. Tedi Kurniawan dan Nizwar Affandi. Sementara untuk balonwabup,  Dian Assafri Nasa’i, Nuzul Irsan, Soni Isnaini,, Tedi Kurniawan dan Juanto Muhazirin.

“Jadi dari 14 tokoh yang mendaftar ada 17 Formulir yang diambil sebab ada tiga tokoh yang mengambil berkas dua sekaligus. Setelah resmi kita tutup pukul 17.00 WIB, ada tiga tokoh yang tidak mengembalikan berkas yakni Hi. Fuzan Syaie diposisi balonbup dan di balonwabup Pandu Kesuma Dewangsa dan Ketua DPD II Partai Golkar Tanggamus Musni Napis,” kata wakil Ketua penjaringan Agus Munada, Selasa (11/9/2017).

Kemudian, Agus Munada juga menyampaikan mengenai alasan dari Ketua  DPD II Partai Golkar Tanggamus Musni Napis yang tidak mengembalikan berkas,
Agus mengatakan bahwa Musni memiliki tugas yang tidak bisa ditinggalkan di partai.

“Jadi alasan beliau tidak mengembalikan berkas karena ada tugas lain dipartai sehingga fokusnya untuk mengurusi partai. Sedangkan untuk target, Golkar sudah sesuai target bahkan melebihi, tadinya kami targetkan 10, ternyata 11 tokoh yang mengembalikan berkas.,” kata dia.

Selain itu Sekretaris DPD II Aris Budianto, juga menambahkan bahwa pihaknya bersyukur selama proses penjaringan berjalan dengan lancar tanpa adanya permasalahan.

“Patut kita syukuri selama proses penjaringan ini berjalan dengan kondusif ditambah lagi banyaknya kader internal Golkar yang ikut artinya persaingan menjadi kompetitif,”  ujar Aris.

Selanjutnya, terus Aris, tahapan berikut yakni melakukan verifikasi kelengkapan berkas balon dan dilanjutkan dengan fit and profer test.

“Verifikasi hingga fit and profer test mulai dari 11-14 September,  kita tunggu kelengkapan syaratnya sampai 14 September karena sekitar 16 September berkas balon naik ke DPP,  kalau syarat tidak lengkap ya, tidak diajukan ke DPP,” ujarnya pula.

Sementara itu, bakal calon dari petahana, Samsul Hadi, mengaku optimis mendapat rekomendasi dari tujuh partai yang didaftarkan. Selain Golkar, Samsul sebelumnya mendaftar di PDI Perjuangan, PPP, Hanura, NasDem, PAN dan Demokrat.

“Sampai sejauh ini belum ada rekom khusus untuk dilanjutkan pada tingkat DPD maupun DPW. Saya juga optimis bisa mendapat rekom partai yang saya jajaki. Golkar juga kan tidak bisa mengusung sediri calon sehingga harus berkoalisi jadi kita tunggu saja hasilnya seperti apa yang jelas apapun keputusan partai harus dihormati, ” ujar Samsul.

Keoptimisan mendapat rekomendasi Golkar lanjut Samsul, didasari dari historis, sebab ditahun 90 an Samsul merupakan kader partai berlambangkan pohon Beringin.

“Sebelum 1998 saya merupakan simpatisan Golkar sebab dulu PNS boleh berpartisipasi di parpol. Saya juga siap membesarkan partai Golkar apabila mendapatkan rekomendasi dan terpilih menjadi bupati,” tukas Samsul. (Agus/Mar)

Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *