Kuasa Hukum Korban Pembunuhan PLD Negeri Kanton Kunjungi Mapolres

Ilustrasi

Harianpilar.com, Pesawaran – Kuasa hukum korban pembunuhan warga Desa Kedondong Kecamatan Kedondong, Dainuri sambangi Mapolres Pesawaran. Kedatangan Dainuri di Mapolres Pesawaran pada Rabu (30/8/2017) guna mempertanyakan tahapan perkembangan penyidikan kasus pembunuhan yang telah menewaskan warga Desa Kedondong, Bambang Hermanto (45) beberapa waktu lalu.

“Kedatangan kita ke Mapolres Pesawaran guna mengetahui sejauh mana tahapan-tahapan penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian. “Kita selaku keluarga korban turut mengawal penuntasan dan pengungkapan kasus pembunuhan ini, jangan sampai ada pemikiran liar ditengah masyarakat kasus ini jalan ditempat,” tandas Dainuri, di Mapolres Pesawaran Rabu (30/8/2017).

Oleh karenanya sambung Dainuri, dirinya mewakili keluarga korban meminta kepastian hukum terkait perkembangan penyidikan atas tindak pidana yang berada diranah hukum Mapolres Pesawaran tersebut. “Berdasarkan keterangan penyidik, Polres Pesawaran telah mengantongi pelaku dari kasus pembunuhan. Karena ini masih dalam proses kita hargai, dan kita juga menunggu serta menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada penyidik. Berdasarkan hasil audensi dengan kasat reskrim, untuk titik terang dari kasus ini sudah mulai sedikit terkuak,” ungkap Dainuri.

Saat disoal lebih jauh terkait dari motif pembunuhan, apakah setelah audensi dengan pihak penyidik motifnya sudah dapat dipastikan mengingat latar belakang korban merupakan Pendamping Lokal Desa (PLD) dan juga berperan aktif dalam organisasi masyarakat, seperti diantaranya GANN dan Pilar Polmas Pesawaran, Dainuri menuturkan, saat ini pihaknya tidak berani untuk berspekulasi.

Dimana meskipun banyak alibi bermunculan, namun tentunya tidak tepat jika tanpa didukung bukti yang valid. “Tidak tepat jika dalam pengusutan kasus ini berfokus pada alibi yang berkembang. Namun beberapa alibi yang bermunculan tersebut menjadi acuan didalam pengungkapan kasus ini. Dan yang jelas kasus ini sudah mulai mengerucut. Artinya tidak bijak jika saat ini dikaitkan dengan beberapa alibi yang berkembang. Biarkan alibi tersebut pihak penyidik yang menentukan. Dan bahasanya kalau ibarat kode sandi, sudah ada nyala lilin dalam kegelapan,” pungkasnya.

Terkait itu, Kasat Reskrim Polres Pesawaran, IPTU Hasanuddin menyatakan, pihaknya masih terus berupaya maksimal untuk mengungkap kasus tersebut.
“Yang pasti kasus ini menjadi atensi kita dan jajaran kepolisian akan bekerja maksimal. Tolong doanya supaya kasus ini segera terungkap,” papar Kasat Reskrim, mewakili Kapolres Pesawaran, AKBP M. Syarhan,SIK.

Diberitakan sebelumnya, Mapolres Pesawaran terus melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan PLD Kecamatan Negerikaton, Bambang Hermanto (45) beberapa waktu lalu.

“Saat ini kita masih mendalami dan melakukan pengembangan terkait pengungkapan kasus pembunuhan warga Desa Kedondong tersebut,” ujar KBO Res Pesawaran, IPDA Sunaryo via ponselnya, Selasa (22/8/2017).

Dan disampaikan Sunaryo, pihaknya telah membentuk tim khusus guna mengungkap dan memburu dari pelaku pembunuhan. “Tim sudah kita sebar dilapangan. Untuk itu kita juga berharap bantuan masyarakat dapat memberikan informasi tambahan dalam menuntaskan kasus ini,” imbuhnya. (Fahmi/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *