oleh

Atap Gedung Sekolah Terbang Dihantam Puting Beliung

Harianpilar.com, Mesuji – Desa Tanjungmas Jaya, Kecamatan Mesuji Timr, Kabupaten Mesuji, Rabu (11/1/2017) sekitar pukul 13.30 Wib dihantam angin puting beliung. Selain menumbangkan pohon, angin yang disertai hujan deras itu juga menerbangkan atap gedung SDN Tanjungmas Jaya hingga terhempas ke tanah. Beruntung kejadian itu tidak menelan korban jiwa.

Camat Mesuji Timur, Pariman mengatakan angin puting beliung tersebut menghajar salah satu bangunan SD hingga menyebabkan sekolah mengalami rusak berat. Selain sekolah beberapa atap bangunan rumah warga juga mengalami rusak akibat angin puting beliung tersebut.

“Ada salah satu bangunan SDN1 Tanjungmas Jaya yang mengalami rusak berat bahkan atapnya terhempas dari bangunan tersebut. Meskipun begitu tidak ada korban jiwa,” jelas Pariman, saat dihubungi, Rabu (11/1/2017).

Diceritakan Pariman, peristiwa itu terjadi saat hujan turun yang disertai angin kencang selama dua jam. Akibat kencangnya angin itu hingga menyebabkan atap bangunan terhempas dan menumbangkan pepohonan serta rumah warga yang ada di sekitar.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, tetapi akibat musibah itu menyababkan kerugian yang cukup besar terlebih bangunan sekolah yang menyebabkan rusak berat bahkan menganggu peroses belajar mengajar siswa,” jelasnya.

Senada dikatakan salah satu guru SD Tanjungmas Jaya, mengatakan akibat angin puting beliung yang terjadi pada siang tadi menyebabkan atap sekolah terbang.

“Anginnya sangat kencang mas bahkan atap bangunan sekolah rubuh diterjang angin puting beliung yang terjadi pada siang tadi dan pepohonan juga banyak yang tumbang,” jelasnya.

Dipaparkannya, hujan lebat disertai angin kencang ini terbilang berlangsung lama sekitar dua jam sejak pukul 13.30 wib hingga 15.30 wib.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi. Karena, saat kejadian anak-anak sekolah sudah pada pulang. Meskipun tidak ada korban jiwa tetapi sekolah mengalami kerugian yang cukup besar terlebih atap sekolahnya runtuh,”tegasnya.

Meskipun begitu, lanjutnya pihak sekolah tidak akan meliburkan anak didiknya dan tetap sekolah seperti biasa. Karena pihak sekolah akan mencari alternatif lain agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

“Proses belajar mengajar tetap berlangsung tidak ada yang libur. Namun yang jelas kami berharap Dinas Pendidikan dapat segera mencarikan solusi akibat pristiwa ini. Karena bila tidak segera ditanggani akan menggangu aktivitas anak-anak,” tandasnya. (Merizal/Juanda)

Komentar