oleh

Situasi Waykanan Berpotensi Chaos

Harianpilar.com, Waykanan – Kekhawatiran Pemprov Lampung akan timbulkan kegaduhan, terkait Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) soal rolling pejabat di Pemkab Waykanan terbukti.

Ratusan massa yang diduga pendukung Pj Bupati Waykanan Albar Hasan Tanjung (AHT), menggelar unjuk rasa sebagai bentuk dukungan terhadap keputusan AHT atas roling pejabat tersebut.

Massa yang mengatasnamakan Barisan Masyarakat Way Kanan, menggelar aksi damai di halaman Kantor Pemkab Waykanan, Rabu (2/12/2015).

Dalam orasinya, perwakilan massa secara tegas menentang keras rekomendasi KASN kepada bupati Waykanan.

“Pak Akbar kami mendukung bapak, lanjutkan demi kami masyarakat Waykanan dan Kami barisan masyarakat siap  mengawal Pj bupati dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar salah seorang pendemo.

Aksi demo tersebut disambut AHT serta unsur pimpinan Pemkab Waykanan termasuk Asisten I Syaripudin.

Menangapi aspirasi tersebut, AHT mengucapkan terimakasih atas aspirasi dan keperdulian masyarakat akan keberdaan dirinya.

“Terima kasih saya ucapkan atas dukungan masyarakat Waykanan,” tandasnya.

Menangapi aspirasi  pedemo, Asisten I Syaripudin mengatakan, kemunduran Albar HT selaku Pj adalah hak prerogratifnya dan mengenai rekomendasi KASN, AHT hanya tunduk dengan keputusan gubernur.

“’Dia (Albar HT) dilantik gubernur atas nama Presiden melalui Menteri Dalam Negeri ke-gubernur Lampung,” tegasnya.

Di lain pihak, Anggota DPRD Drs. H Marsidi Hasan menyesalkan terjadinya aksi demo pasca rekomendasi KASN.

“Aksi tersebut akan memacing suasana baru yang tidak kondusif bahkan bisa dipastikan akan ada aksi susulan. Karena menurutnya pro dan kontra pasti ada menjawab aksi yang dilakukan mereka hari ini,” ungkapnya.

Marsidi menilai, jika suasana Waykanan saat ini mulai tidak kondusif seharusnya kepala daerah dan semua pihak fokus menyukseskan pesta demokrasi Pemilukada yang hanya tinggal menghitung hari, bukan sebaliknya timbul masalah baru.

‘Lagi pula rekomendasi KASN tersebut, bukan meminta Albar HT mundur dari jabatanya, hanya diminta untuk mengindahkan atau menjalankan keputusan lembanga itu pasca roling pejabat yang dilakukanya bulan Oktober lalu,” tandasnya. (Ansori/Juanda)

Komentar