oleh

Bawa Ganja se-Koper, Nelson Ditangkap

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Petugas kepolisian di areal pemeriksaan Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, meringkus Nelson (52) lantaran kedapatan membawa satu koper ganja kering seberat 29 kilogram asal Medan, Sumatera Utara, Senin (30/11/2015) lalu sekitar pukul 16.00 Wib.

Menurut Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra didampingi Kasat-Res Narkoba Iptu M Rhobby Syahferry, mengatakan, pelaku Nelson (52) ditangkap saat sedang menumpangi bus angkutan Medan Jaya dalam perjalanan menuju Jakarta dari Tebing Tinggi, Medan.

Barang haram tersebut ditemukan petugas saat melakukan pemeriksaan rutin, di dalam sebuah tas koper berwarna biru dalam bentuk tiga bungkus besar dengan berat total 29 kg, yang tersimpan di dalam bagasi sebelah kiri bus tersebut.

“Dari pengakuan tersangka, dia membeli ganja itu di Medan dan akan dijual lagi di Denpasar,” kata Rhobby, saat ekspose gelar perkara di Mapolres Lampung Selatan, Rabu (2/12/2015).

Dari keterangan Nelson, Rhobby melanjutkan, ganja tersebut didapat dari Jahar (DPO), saat tersangka hendak menyaksikan pesta Danau toba di Brastagi pada tanggal 24 November. Narkotika golongan satu itu dibelinya seharga Rp22 juta.

“Setelah terjadi proses tawar menawar, pada tanggal 27 November terjadilah transaksi di stasiun wilayah Padang Bulan Medan, setelah selesai tersangka pun langsung bergegas pulang ke Bali dengan menumpangi bus Medan Jaya Jurusan Tebing Tinggi—Jakarta,” lanjut Robby.

Dia juga menambahkan, tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2015 tentang narkoba dengan ancaman pidana seumur hidup dan maksimal ancaman hukuman mati.

Menurut keterangan Nelson, ganja tersebut sengaja dibelinya untuk dipasarkan di Denpasar dengan harga Rp22 juta,  dengan perkiraan keuntungan bersih sebesar Rp20 juta.

Dia mengaku, bisnis ganja tersebut baru dijalaninya setelah usaha funiture yang sudah ditekuninya selama 20 tahun gulung tikar alias bangkrut.
“Karena usaha lagi bangkrut Mas, makanya melakukan usaha baru ini,” kata dia singkat. (Saipul/Juanda)

Komentar