oleh

Sosialisasi Pilkada Dengan Pentas Kuda Lumping

Harianpilar.com, Way Kanan – Berbagai cara dilakukan KPU Way Kanan, dalam rangka mensosialisasikan pelaksanaan ‘pesta demokrasi’ pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Way Kanan. Salah satunya dengan pentas seni budaya Kuda Lumping, di Kampung Way Agung, Kecamatan Buay Bahuga, Senin (12/10/2015).

Ketua PPK Buay Bahuga, Supangat mengatakan, pemilihan tari kuda lumping sebagai media sosialisasi pilkada dikarenakan kesenian tersebut di nilai lebih merakyat, praktis, berbiaya relatif murah, dan lebih efektif karena dapat menyentuh masyarakat dalam berbagai usia maupun lapisan. “Hingga kini kesenian tradisional tari kuda lumping, merupakan salah satu seni pertunjukan yang banyak digemari masyarakat luas terkhusus di Kecamatan Buay Bahuga dan sekitarnya.” Kata Pria kelahiran Belitang 27 April 1976 itu.

Menurutnya, kesenian tradisional Kuda Lumping memiliki unsur legitimasi kultural dan bersifat fleksi­bel serta mudah diterima oleh khalayak, menghibur serta menggunakan bahasa local. Informasi tentang pilkada seperti, proses/tahapan pilkada, pasangan calon (paslon), kampanye, hingga tempat pemungutan suara dan cara penyoblosan, disisipkan dengan sangat proporsional.” Katanya.

“Tanpa menghilangkan nilai-nilai seni yang berlangsung, di tengah-tengah babak pentas (saat pergantian babak) kami sisipkan pesan untuk penonton. misalnya melontarkan pertanyaan kepada penonton sekaligus memberikan hadiah, lalu simulasi pemilihan disertai alat peraga TPS – sangat menggugah antusias khalayak penonton sehingga melalui strategi inilah proses pendidikan politik berlangsung. Seni itu indah mari kita sukseskan pilkada dengan keindahan,” pungkasnya. (Ansori/joe)

Komentar