oleh

Basuki Tewas Tabrak Pohon di Jalinbar

Harianpilar.com, Tanggamus – Basuki (28) Warga Bengkunat Lampung Barat, sopir Truck BE-9019-MA, bermuatan batu bata, tewas setelah menghantam batang pohon di kawasan jalan lintas barat (Jalinbar) Pekon Terbaya, Kecamatan Kota Agung, tepat di depan kantor Telkom Kota Agung, Selasa (2/9/2015) dini hari sekitar pukul 02.30 wib.

Sementara anaknya Iyan (21) yang ikut bersama korban cidera patah kaki, dan kerabatnyaYuda, warga Pringsewu, luka ringan. Basuki tewas dengan luka berat di bagian kepala, diduga akibat benturan hebat truck dengan batang pohon. Basuki terhimpit dalam mobil tepat depan stir mobil. Kejadian tersebut sempat mengejutkan warga sekitar lokasi klejadian. Warga terbangun mendengar benturan keras, dan mendangi lokasi kejadian. Saksi dilokasi kejadian menyebutkan mobil truck melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pringsewu menuju Bangkunat Kabupaten Lampung Barat. Diduga korban mengantuk, dan hilang kendali. “Mobil melaju kencang, ngebut, terlihat oleng dan nabrak pohon, “ kata Firman di lokasi kejadian.

Firman mengaku mendengar suara benturan yang keras, langsung bergegas keluar rumah dan mencari tahu apa yang terjadi. “Kejadiannya sekitar jam 02.30 tadi malam, saya dengar suara benturan, dan ada suara minta tolong. Saya keluar dan melihat korban sudah terhimpit body kendaraan, waktu itu ada tiga orang, satu mengalami patah kaki karena terhimpit jok mobil dan satunya selamat karena dia langsung loncat dari dalam mobil keduanya sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Agung,” kata Firman Rabu (2/9/2015).

Kepada Harian Pilar Iyan menuturkan, bahwa bapaknya tersebut baru saja selesai menjual hasil buah sawit di daerah Pringsewu, seusai menjual sawit, korban kemudian singgah di rumah mertuanya yakni di daerah Podorejo, Pringsewu yang tak lain rumah kakek dan neneknya. Tak lama kemudian, dilanjutkan kembali perjalanan ke Bengkunat Lampung Barat pada malam harinya. “Sebelum berangkat, Yuda datang dan meminta izin untuk ikut serta. Karena arah dan tujuannya sama.” Kata Iyan, di rumah sakit.

Menurut Iya, mereka sempat mencuci mobil di salah satu pencucian di wilayah Kota Agung. “Saya tidak tahu secara pasti kejadiannya karena sehabis cuci mobil itu, saya sama Yuda tidur sehingga tidak tahu kalau terjadi kecelakaan seperti ini, dan kondisi bapak juga saya belum tahu seperti apa, Yuda hanya luka ringan dipelipisnya sedangkan saya kaki kanan dalam kondisi patah,” kaya Iyan, yang sudah menghubungi ibunya dan sudah berada di rumah sakit.

Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan mendamping Kapolres Tanggamus AKBP Dedi Supriyadi mengatakan jenazah korban yang dalam kondisi terjepit body depan mobil, berhasil di evakuasi sekitar pukul 05.00 wib pagi, dengan memotong bagian body mobil, menggunakan alat las besi milik salah seorang warga yang tak jauh dari lokasi kejadian. (imron/*)

Komentar