oleh

2015, Pelepasan Lahan Waydadi Rampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Meski terkesan ada tarik ulur, DPRD Provinsi Lampung akhirnya memastikan jika penyelesaian Hak Pengelolaan  Lahan (HPL) Waydadi, Sukarame, Bandarlampung ditarget tahun 2015 ini rampung dan segera dimiliki warga.

“Kami segera meminta pimpinan dewan menjadwalkan Paripurna, ya kita akan lapor ke pimpinan dan minta diparipurnakan,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Bambang Suryadi, di ruang kerjanya, Senin (6/7/2015).

Dijelaskannya, aset seluas 89 hektar tersebut tidak akan dilepas semuanya kepada masyarakat, karena ada fasilitas umum dan fasilitas sosial yang berdiri di atas lahan Waydadi.

“Komisi I sudah mengirim surat kepada gubernur Lampung terkait luas lahan yang akan dibebaskan. Surat tersebut bernomor 005/470/13.01/2015, tanggal 22 Juni, yang ditandatangani Wakil Ketua DPRD Lampung, Johan Sulaiman,” ungkapnya.

Adapun permintaan data yang diajukan, kata Suryadi, berapa luas lahan yang akan dilepas, luas lahan yang berdiri fasilitas umum dan sosial, serta berapa luas lahan yang akan dikelola oleh pemerintah.

“Aset yang akan kita lepas nantinya yang sudah ditempati oleh warga saja, kita sudah kirim surat ke gubernur, tapi sampai saat ini belum juga dibalas,” jelasnya.

Menurutnyam, Komisi I sudah meminta pihak Pemprov Lampung mendata seberapa luas lahan yang akan dilepas dan tidak. Jika permintaan itu sudah dibalas dan data sudah terpenuhi, pihaknya segera merekomendasikan pimpinan DPRD untuk memparipurnakan HPL Waydadi itu.

“Data ini sebagai bahan kita. Jangan sampai saat paripurna ada anggota dewan bertanya berapa luas lahan yang akan dilepas, kita jawab tidak tahu. Jadi data ini penting untuk kita segera memparipurnakan pelepasan aset,” ujar politisi PDIP itu.

Bambang juga membantah jika pihaknya mempersulit melepas aset Waydadi. Bahkan, menurut dia pihaknya justru ingin segera persoalan ini segera selesai. Sebab, permasalahan ini sudah berlarut-larut sampai 34 tahun.

“Ini persoalan mudah, mengapa harus bertele-tele diselesaikan, saya yakin tahun ini selesai, dengan catatan Pemprov segera memenuhi data yang kita minta,” tegasnya. (Fitri/Juanda)

Komentar