oleh

Tiga Karyawan PT. Artav Mobile Indonesia Tuntut Pesangon

Harianpilar.com, Lampung Utara – Perusahan PT. Artav Mobile Indonesia (AMI) dituding tidak memenuhi kewajiban membayar pesangon terhadap tiga karyawannya yang di PHK. Ke tiga karyawan tersebut yakni, Yunita Sari (27) warga Kotabumi Ilir, Melvi Jerianda (29) warga Bandarputih dan Apriani HN (3) warga Blambangan Pagar, Lampung Utara (Lampura). Ke tiga karyawan tersebut masing-masing sudah bekerja di atas 2 tahun.

Menurut Yuni,  mereka bertiga diberhentikan bersamaan dari perusahaan tersebut dengan alasan kontrak tidak diperpanjang pada tanggal 15 Januari 2015. Namun sampai sekarang hak yang seharusnya mereka dapatkan seperti pesangon tidak diberikan.

“Sampai sekarang sudah  lima bulan dari diberhetikan tidak juga ada jawaban yang jelas dari pihak menejemen,” ungkap Yuni, Minggu (21/6/2015).

Menurut Yuni, dirinya bersama ke dua temannya sudah melaporkan hal ini ke Dinsosnasker.

“Dinas sosial sendiri sudah beberapa kali melayangkan surat pemanggilan kepada perusahaan  dan dari pihak perusahan sudah mendatangi  dinas untuk menjawab namun, mereka berdalih disini hanya cabang, yang punya kewenangan terhadap persoalan pusat,” ungkap Yuni.

Terkait hal itu, Sekretaris Dinsosnaker Lampura Drs.Hi Budi Trisno Tamin membenarkan pihaknya menerima laporan dari ketiga karywan tersebut terkait belum dibayarnya pesangon oleh PT Artav Mobile Indonesia.

“Hari Senin (22/6) ini dari pihak kita akan jemput bola ke PT.Artav Mobile Indonesia untuk  melakukan pendekatan persuasiv walau dari pihak Depnaker sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali. Dan belum ada jawaban yang pasti dari pihak mereka, kalau sampai bulan depan pesangon ketiga orang karyawan belum juga terbayarkan, pihak Depnaker akan membawa kasus ini ke ranah hokum,” tegasnya.  (Iswant/Yoan/JJ)

Komentar