oleh

Polres Tanggamus Larang Peredaran Petasan

Harianpilar.com, Tanggamus – Polres Tanggamus menyatakan hingga memasuki hari ke empat bulan puasa Ramadan tahun ini, situasi di wilayah hukum Polres setempat terpantau tetap kondusif dan terkendali. Sejauh ini belum ada laporan dari warga yang menjadi korban tindak kejahatan.

Korps Bhayangkara Tanggamus menyebar imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Warga diminta untuk sebisa mungkin tidak meninggalkan rumah dalam kondisi kosong saat Solat Tarawih. Polisi juga melarang keras penjualan segala jenis petasan di Tanggamus.

Hal ini dilakukan agar umat Islam dapat menjalankan puasa dengan khusyuk. Kapolres Tanggamus AKBP Dedi Supriyadi, melalui Kabag Ops Kompol Hepi Hasasi menegaskan, bahwa imbauan kamtibmas sudah disebarkan Korps Bhayangkara Tanggamus ke seluruh kepolisian sektor (Polsek) dan aparat kecamatan. Imbauan tersebut melalui perintah langsung maupun selebaran yang disebarkan.

“Tentunya patroli rutin yang selama ini sudah berjalan, selama masa Ramadan juga lebih kami tingkatkan. Terutama pada titik tertentu yang kemungkinan tindak kriminalnya tinggi, di wilayah Tanggamus maupun Pringsewu. Lalu pada seluruh masyarakat Tanggamus dan Pringsewu, kami juga mengimbau sebisa mungkin tidak meninggalkan rumah dalam kondisi kosong saat ditinggal Tarawih. Ya ini semua untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Hepi.

Perwira melati satu putra daerah Tanggamus itu juga mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak membunyikan petasan dan kembang api. Terlebih dilakukan di sekitar masjid yang dijadikan tempat ibadah. Hal tersebut bertujuan, agar memberikan kenyamanan dan keamanan umat Islam, selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan.” Kami sudah mengimbau para pedagang agar tidak menjual petasan. Himbauan tersebut dimaksudkan, agar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan umat Islam selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Selain itu, kami juga akan melakukan pendekatan kepada masyarakat, agar tidak menggunakan petasan. Namun, jika pedagang tetap membandel untuk menjual petasan, maka petugas tidak segan melakukan tindakan tegas,” terang Hepi.

Sementara itu, Polres Tanggamus akan terus melakukan operasi cipta kondisi menertibkan dan merazia penjual atau pedagang petasan selama Ramadan. Karena sudah menjadi kebiasaan setiap tahun saat memasuki Ramadan banyak petasan beredar di wilayah hukum Polres Tanggamus dan Pringsewu. (Imron/JJ)

Komentar