oleh

70 Koperasi di Lampung Utara ‘Mati Suri’

Harianpilar.com, Lampung Utara – Berdasarkan catatan Dinas Koperasi Prindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lampung Utara (Lampura), dari 180 koperasi primer dan skunder/, sebanyak 70 tidak produktif (Mati Suri).

“Di Lampura saat ini terdapat 180 koperasi primer dan sekunder. Dimana dari jumlah tersebut terdapat sekitar 70an koperasi yang masuk katagori mati. Itu  menjadi tugas kami bagaimana untuk menghidupkannya kembali,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Koperasi, Diskoperindag Lampura,  Lusida Kausa saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2015).

Ketika ditanyakan caranya untuk menghidupkan koperasi yang telah mati, Lusida mengatakan , bahwa kebanyakan dari koperasi yang telah mati ini disebabkan karena faktor kepengurusannya.

“Oleh kerana itu kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan dan terus mendorong mereka untuk bisa bangkit dan eksis kembali.  Tetapi bantuan yang kami berikan tidak berupa bantuan dana,” katanya.

Prihal bantuan dana, Lusida menjelaskan, bahwa hal tersebut tidaklah mudah, banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh koperasi antara lain minimal mereka sudah berdiri dan eksis selama 2 tahun, dengan terus melaporkan hasilnya baik melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan rapat-rapat lainnya.

”Jika memang syarat-syaratnya terpenuhi maka kami akan membantu atau memfasilitasinya untuk meminta bantuan dari pusat,” jelas Lusida. (Iswan/Yoan/JJ)

Komentar