oleh

Kepsek Dipecat, Siswa Demo Kemenag

Harianpilar.com, Lampung Timur – Tidak terima, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Timur, memutasi kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Adirejo Pekalongan,  siswa-siswi serta walimurid menggelar mogok belajar.

Aksi mogok belajar tersebut dilakukan, atas ketidak relaan siswa-siswi peserta didik MIN terhadap Kemenag yang memutasikan Rubangi selaku Kepala Sekolah. Aksi itu dibarengi isak tangis dari ratusan siswa-siswi MIN setempat.

Berdasarkan pantauan Harian Pilar, ratusan siswa dan wali murid menolak kepala sekolah MIN Adirejo yang baru karena tidak sesuai dengan keinginan siswa dan wali murid. Kalaupun hendak diganti, mustinya Wakil Kepala sekolah MIN Adirejo dan Bp.Rubangi tetap di Sekolah MIN.

Terkait hal ini Kepala Kemenag Besok 02 Maret 2015 (hari ini), akan datang ke MIN Adirejo untuk berkoordinasi serta komunikasi kepada seluruh walimurid dan siswa-siswinya.

”Kami tidak rela kalau kepala sekolah MIN Adirejo Bapak Rubangi diganti dan dipindah tugaskan,” ungkap Santi salah satu siswi MIN Adirejo, diamini rekan-rekan siswa-siswi sebayanya, Rabu (01/04/2015).

Diwaktu bersamaan, Mustoha salah satu walimurid MIN setempat mengatakan,

mutasi pegawai negeri sipil (PNS) adalah hal biasa, akan tetapi Kepsek MIN Adirejo dampaknya luar biasa terhadap psikologi anak kami apalagi selama ini intraksi para guru dan siswa serta orang tua telah terjalin dengan sangat baik.

Bapak Rubangi, dikatakan Mustoha, sudah 10 tahun mengabdi di sekolah ini (MIN). Selama menjadi kepala sekolah, kinerjanya memuaskan. membangun citra sekolah ini tidak semudah yang dikira. Kami (Walimurid) merasa kehilangan sosok yang memang berjuang untuk pendidikan tanpa keluh kesah.

“Jadi dari sekian lama mengabdi dan sangat dekat dengan siswa-siswi Min serta keterbukaannya, selalu berkomunikasi dan koordinasi untuk kepentingan sekolah, begitu saja Kemenag menggantikan kepala sekolah. Atas nama walimurid MIN, saya yang mewakili tidak rela jika diganti,”tegas Mutoha.

Mustoha melanjutkan, membangun sekolah sampai dengan pengelolaan dana sekolah, baik dari Pemerintah dan swadaya dari walimurid hasilnya sangat memuaskan semua demi kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar, semua bisa di lihat fasilitas sekolah ini, yang menurut kami hanya sekolah tingkat dasar MIN di Kecamatan pekalongan bahkan se- Kab Lamtim yang mempunyai fasilitas sekolahnya memadai sampai dengan fasilitas Lab.

“Aksi orasi ini kami lakukan untuk meminta kepada pihak Kemenag Kabupaten Lamtim dan Provinsi lampung, untuk menganulir mutasi Bapak Rubangi. Artinya berharap hanya ingin jabatan Kepsek dikembalikan kepada Bp. Rubangi,”tegasnya.

Terkait hal ini, Daroji selaku pelaksana teknis Kemenag Lamtim mengungkapkan, hanya sebatas menjalankan tugas sebagaimana fungsi kami di pelaksanaan teknis Kemenag kab lamtim.

“Kami hanya menjalankan tugas berdasarkan kebijakan pimpinan. Pelaksana teknis hanya memberikan tela’ah, mengusulkan yang kemudian disampaikan kepada pimpinan dan diproses oleh Kanwil,”pungkasnya. (Romzi/JJ)

Komentar