oleh

BPBD Tambah Tiga Pos Penanggulangan Bencana

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) akan menambah 3 pos penanggulangan bencana di tiga kecamatan. 

Adapun ketiga kecamatan yang akan dibentuk yakni Kecamatan Tanjung Bintang, Kecamatan Katibung dan Kecamatan Ketapang. Hal tersebut dilakukan tentunya guna mempercepat dan tanggap terhadap bencana seperti bencana kebakaran dan bencana alam.

“Rencananya kita akan tambah tiga pos, yakni di Kecamatan Ketapang, Tanjung Bintang dan Katibung. Sebab daerah tersebut terlalu jauh dari Kabupaten kota, maka akan kita bentuk pos-pos,” kata Kepala BPBD Lamsel M. Darmawan saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (1/4/2015).

Darmawan juga menjelaskan, dengan terbentuknya ketiga pos tersebut, diharapkan dapat mengkaver Kecamatan lainnya yang terdekat.

“Untuk di Kecamatan Tanjung Bintang dapat mengkaver Kecamatan Jati Agung dan Tanjung Sari, Kecamatan Katibung bisa mengkaver Kecamatan Merbau Mataram dan Waysulan dan Kecamatan Ketapang bisa mengkaver Kecamatan Sragi dan Bakauheni,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, adapun ketiga pos yang akan dibentuk tersebut merupakan daerah-daerah yang dianggap rawan terjadinya bencana alam. Untuk fasilitas yang akan dipersiapkan dan dilengkapi yakni kendaraan pemadam kebbakaran (Damkar).

“Nantinya ada fasilitasnya saat ini baru kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dan personil sebanyak 2 regu. Dimana dalam 1 regu terdiri 6 personil,” terang mantan Kadis Pariwisata seni dan budaya lamsel tersebut.

Selanjutnya, kendaraan pemadam kebakaran (damkar) yang ada di BPBD Lamsel saat ini sebanyak 5 unit dengan jumlah personil sebanyak 30 orang, diantaranya tiga regu stanbye di Kabupaten dan 2 regu di Kecamatan Natar.

“Jumlah personil ada 30 orang, di Kecamatan Kalianda sebanyak 3 regu yakni 18 orang dan dikecamatan Natar sebanyak 2 regu dengan personil 12 orang,‎” imbuhnya.

Sementara itu, lanjut dia, pos penanggulangan bencana rencananya sementara ini akan ditempatkan dan stanbye di kantor Camat yang ada. Sementara itu kita juga perlu siapkan dana baik insentif dan kebutuhan lainya.

“Saat ini akan standbye di kantor camata yang ada, kmai juga telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas agar siap membantu jika terjadi bencana” tuturnya.

Kemudian, pihaknya berharap kedepan dapat  menerapkan dan berupaya setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamsel terdapat 1 kendaraan ‎kebakaran (damkar) dan 2 regu personilnya.

“Idealnya satu damkar satu Kecamatan, namun sebelumnya kita harus pikirkan jumlah personilnya cukup apa gak, minimal 1 pos ada 2 regu,” harapanya. (Saipul/JJ)

Komentar