oleh

Walikota Tegaskan Tidak Ada Honorer KIII

Bandarlampung (Harian Pilar) – Walikota Bandarlampung Herman HN, menegaskan jika formasi Guru Honorer Klasifikasi III (K3) tidak ada dalam formasi pengangkatan honorer guru menjadi PNS. Ditegaskannya lagi jika klasifikasi yang berlaku hanya K2

“Formasi K3 itu nggak ada, yang ada K3 dibuat- buat orang biar bayar. Saya ingin semua guru honorer di Bandarlampung ini kalau ada kesempatan saya utamakan guru honorer. Tapi apa daya walikota ini, yang ngatur itu Menpan dan BKN jangan sampai adek-adek semua dibohingi,” ungkap Herman HN, saat menghadiri pembagian insentif guru honorer, di GSG Unila, Senin (22/12/2014).

Ia juga mengimbau kepada guru honorer untuk tidak percaya kepada oknum yang meminta berkas pengangkatan selain dari Disik Bandarlampung dan BKD.

“Guru honorer kalau ada orang yang minta berkas tidak melalui Disdik dan BKD itu bohong besar jangan sampai bapak/ ibu percaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Herman HN berjanji akan menaikkan insentif guru honorer menjadi Rp 1,8 juta/tahun

“Sesuai dengan janji Saya tahun 2015 insentif akan dinaikkan menjadi Rp1,8 juta. Cara pembayarannya nanti Disdik yang mengatur, apa 4 bulan sekali atau persemester,” tegasnya.

Ia mengatakan, dengan dinaikkannya insentif guru honor tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan, sehingga dapat bekerja dengan maksimal.

“Semoga saja nanti setelah dinaikkan kinerjanya guru honorer juga semakin mambaik, mendidik anak dengan sopan santun dan lemah lembut,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bandarlampung Sukarma Wijaya mengatakan, Pemkot Bandarlampung memberikan uang insentif kepada guru TK, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA dan SMK yang berjumlah 87014 orang.

“Ada 8014 guru honorer di Bandarlampung yang menerima uang insentif, guru tersebut mulai dari guru TK sampai SMA se Bandarlampung,” paparnya.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa dana APBD Bandarlampung yang dipakai untuk insentif guru tersebut sebesar Rp4,7 milyar dan dibagikan dengan nilai Rp500 ribu/guru untuk kurun 5 bulan terakhir. (Buchari/JJ)

Komentar