oleh

Sarana KTM Terbengkalai

Mesuji (Harian Pilar) – Bupati Mesuji Khamami sangat menyesalkan terbengkalainya seluruh sarana dan prasana yang berada di Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Mesuji Timur. Pasalnya, saran dan prasarana peninggalan Kementrian dan Transmigrasi Republik Indonesia tak dapat digunakan lagi oleh masyarakat sekitar. Dan itu terlihat dari beberapa penampungan air bersih dan beberapa bangunan lainnya.

Bupati Mesuji Khamami mengatakan, sejak dibangunnya, kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji Timur ini sudah banyak tidak dapat digunakan lagi karena, rusaknya sarana itu disebabkan bangunan peninggalan Kementrian Transmigrasi itu tidak dimanfaatkan sebagai mana mestinya.

Bupati Khamami, mengatakan, jika bangunan sarana air bersih yang dibangun oleh Kementrian Transmigrasi dikawasan KTM sejak tahun 2010 sampai tahun 2014. Tetapi, hingga saat ini belum diserahkan ke kabupaten Mesuji, sehingga bangunan itu tidak bisa di manfaatkan masyarakat sekitar, sementara bangunan itu perlu dirawat oleh kabupaten Mesuji, namun jika belum ada serah terima dari kementrian maka pemkab Mesuji belum berani mengucurkan dana perawatan.

“Bila bangunan itu sudah di serah terimakan oleh kementrian ke kabupaten Mesuji, maka bangunan itu akan dikucuri anggaran, untuk perawatan, tetapi kenyataan dari tahun 2010 sampai 2014 belum ada wacana serah terima, bagaimana kita mau menganggarkan dari APBd, sementara, kini bangunan itu telah rusak dan tidak dapat di pakai sejak tahun 2011 silam, untuk itu kementrian Transmigrasi dapat segera menyerahkan bangunan tersebut sehingga bangunan itu menjadi aset daerah, ” tukasnya. (Sandri/JJ).

Komentar