oleh

Plapon Ruangan FKD Ambruk

Tulangbawang (Harian Pilar) – Diduga akibat kelalaian dalam melakukan perencanaan, plapon ruangan Fraksi Kebangkitan Demokrat (FKD) DPRD Tulangbawang ambruk, Rabu (19/11/2014).

Terlebih, beberapa ruangan yang ada di gedung Sekertariat DPR kondisinya sangat memprihatin kan, lantaran kurangya perawatan.
Akibat peristiwa itu, agenda rapat paripurna tertunda lantaran ruang rapat diguyur air hujan dan mengakibatkan ruangan dibanjiri air.
Anggota Komisi II DPRD Tuba, Hamid mengakui adanya kejadian itu

Menurut Hamidi, peristiwa yang telah terjadi itu benar-benar sangat menghawatir kan dan memalukan, gedung yang nampak depan terlihat gagah dan terkesan terawat, akan tetapi di dalam gedung nampak berbanding kebalik dengan kenyataannya.

“Saya yakin setiap tahun pemerintah pasti menganggarkan dana untuk pemeliharaan atau perawatan kantor tersebut, akan tetapi yang terjadi di dalam gedung DPRD Tuba terkesan tak terawat, diduga penggunaan anggaran perawatan gedung tidak tepat sasaran. Kami merasa kurang nyaman ketika kami ada di gedung ini, kami hawatir kejadian hari ini akan terulang kembali dilihat dari kondisi gedung yang sangat memprihatinkan. Saya berharap pemerintah daerah dapat secepatnya melakukan pengrehapan gedung ini, sebelum kejadian ini terulang kembali dan menimbulkan jatuhnya korban jiwa,” tegasnya.

Kepala Bagian Umum Sekertariat DPRD Tuba Badarudin mengatakan, di kantor ini hanya ada anggara pemeliharan ringan saja.

“Kami tidak ada anggaran untuk rehap berat, karena yang ada anggaran utuk rehap berat di Dinas PU. Kami juga sudah melaporkan ke Dinas PU sebelum peristiwa ini terjadi. Bulan Oktober kemarin pegawai PU dan Konsultan turun untuk melihat kondisi bangunan yang akan direhap untuk dibuat perencanaan tahun 2015,” tutupnya.

Dari hasil pantuan di lapangan, gedung DPRD Tuba nampak depan terlihat rapih dan terawat, tetapi ketika kita telusuri ke dalam ruangan-ruangan gedung tersebut banyak sekali kita temui titik kerusakan yang terjadi pada plapon serta kebocoran pada genting. (Merizal/JJ).

Komentar